Koalisi enam gitaris di Six Strings

Jakarta (ANTARA News) – Baron, Baim, Dewa Budjana, Eross Chandra, Tohpati, dan Andre Dinuth muncul dari balik tirai dengan senjata masing-masing: gitar.

Kamis (30/10) malam, penonton yang memenuhi Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, sudah tak sabar menanti penampilan Six Strings.

Enam virtuoso dalam satu grup membuat mereka harus pandai-pandai berbagi ego.

Usai membuka konser bertajuk “I Got Your Back” yang berisi lagi-lagu dari album mereka yang bertajuk serupa,  bersama-sama, Andre Dinuth mendapat kesempatan pertama untuk tampil secara solo.

Dinuth adalah sosok yang manis ketika tampil bersama Glenn Fredly & Bakuucakar membawakan lagu-lagu jazz.

Dinuth yang juga kerap mengiringi Afgan, malam itu tampil garang membawakan “Perpetual Hype” yang nge-rock.

“Maklum, darah muda,” canda Dinuth di atas panggung.

Eross pun mendapat giliran berikutnya untuk tampil solo.

Ia membawakan sebuah nomor berirama blues, “Baby Crunch” dengan gitar Fender-nya.

Dengan pembawaan santai, Eross asyik membawakan lagu yang terinspirasi dari masa-masa ia menemani anaknya bermain.

Bila Eross bercerita tentang anaknya, gitaris Gigi Dewa Budjana memilih menceritakan salah seorang sahabatnya melalui “Dear Yulman”.

Dengan permainan khas Budjana yang terdengar lepas, ia menceritakan kesedihan terhadap temannya itu melalui lagu slow rick tersebut.

Berganti ke Baron, ia membawakan “Monaco” dengan cita rasa rock yang kental, seperti yang biasa dibawakannya di panggung.

“Cita-cita saya bawa keluarga jalan-jalan ke luar negeri. Doain ya,” katanya dan tertawa.

Baim tampil solo dengan membawakan “Men Like Us”.

Ia tampil agresif dengan lagu rock n’ roll tersebut di atas panggung.

Lalu ada Tohpati, tanpa banyak bicara maupun gerak, membawakan “Super Nice Things” yang lembut.

Solo dan duo
Malam itu, para gitaris tersebut tampil solo, duo, maupun berenam.

Baron dan Dinuth membawakan lagu bernuansa Brasil dan  Budjana-Tohpati membawakan “Lukisan Pagi”.

Eross dan Baim membawakan lagu milik Sheila on 7, “Dan”, mendapat sambutan yang sangat meriah dari penonton.

Mereka bernyanyi bersama di tengah iringan gitar kedua gitaris tersebut.

Eross pun sempat sedikit menyanyikan lagu ciptaannya tersebut.

“Maaf malam ini kalian mendengar saya bernyanyi,” katanya.

Enam gitaris tersebut membawakan ciri masing-masing ke dalam lagu yang mereka bawakan bersama, tanpa bertabrakan namun tetap menunjukkan keahlian  masing-masing.

WhatsApp

Pertemuan mereka dalam Six Strings bermula dari obrolan dalam aplikasi ponsel, WhatsApp.

Disatukan oleh keperluan membeli alat penunjang bermain gitar, mereka tergabung dalam sebuah grup yang berisi kumpulan musisi.

Setelah sempat bermain dalam sebuah acara televisi, mereka pun memutuskan untuk membuat Six Strings.

“Daripada cuma belanja,” kata Budjana saat temu pers sebelum pertunjukan.

Mereka pun membuat lagu yang awalnya mereka unggah di iTunes.

“Sambutan antusias, jadi album,” kata Tohpati.

Six Strings pun akhirnya membuat album berisi 14 lagu yang mereka beri nama “I Got Your Back”.
  

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2014